MENAPAKI LELAH TANPA HENTI ( Wulan Ardina ) Setiap langkah ini, ada harapan-harapan orang tua di dalamnya, yang diam-diam mereka titipkan lewat doa-doa panjang di setiap sujudnya. Langkah ini bukan sekadar perjalanan, tapi juga perjuangan—untuk membalas lelah yang tak pernah mereka keluhkan, untuk menjawab kepercayaan yang mereka berikan tanpa ragu. Kadang terasa berat, kadang ingin berhenti sejenak, namun mengingat wajah mereka, semua kembali menguatkan. Karena di ujung langkah ini, bukan hanya tentang keberhasilan, tetapi tentang membuat mereka tersenyum bangga—dan berkata dalam hati, “perjuangan kita tidak sia-sia.” Lihatlah... Banyak orang di luar sana yang membutuhkan doa itu, tetapi pemilik doa tersebut telah lama pergi. Banyak pula orang yang ingin berada di posisimu, namun mereka tpmemiliki keterbatasan yang tak mampu mereka hadapi… Lihatlah… Mereka memiliki keinginan setinggi langit, tidak sepertimu yang terkadang hanya berhenti pada lang...
Tempat Hati yang Lelah Beristirahat (Nurul Azizah) Menjadi mahasiswi di kampus dakwah dan perjuangan bukanlah hal yang mudah. Di balik senyum yang mengembang dan aktivitas yang berjalan setiap hari, ada banyak cerita yang mungkin tidak terlihat oleh orang lain. Ada tugas yang menumpuk, ada target hafalan yang harus dijaga, ada amanah organisasi yang harus ditunaikan, serta berbagai tuntutan untuk terus berkembang menjadi lebih baik. Sebagai mahasiswi IAI STIBA Makassar sekaligus bagian dari unit kegiatan mahasiswa (UKM), saya merasakan bahwa kesibukan bukan hanya menguras tenaga, tetapi juga menguras kondisi psikologis seseorang. Beberapa orang mengalami kondisi kelelahan mental, merasa cemas terhadap masa depan, takut tidak memenuhi ekspektasi, atau bahkan merasa kesepian meskipun berada di tempat banyak orang. Kondisi ini sebuah bentuk dari kelelahan emosional seseorang, yaitu keadaan ketika seseorang merasa lelah seca...