Kenapa Harus Aku? (Nur Fadhilah K) Terkadang, kita selalu bertanya, "Kenapa harus aku?", "Kenapa harus aku yang berada di posisi ini?", "Kenapa harus aku yang mendapatkan ini?" Sering kali, kita mengeluhkan sesuatu yang bahkan belum terjadi, tanpa menyadari bahwa mungkin saja setelahnya ada sesuatu yang jauh lebih indah. وعَسَÙ‰ٰ Ø£َÙ†ْ تَÙƒْرَÙ‡ُوا Ø´َÙŠْئًا ÙˆَÙ‡ُÙˆَ Ø®َÙŠْرٌ Ù„َÙƒُÙ…ْ، ÙˆَعَسَÙ‰ٰ Ø£َÙ†ْ تُØِبُّوا Ø´َÙŠْئًا ÙˆَÙ‡ُÙˆَ Ø´َرٌّ Ù„َÙƒُÙ…ْ "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu." (QS. Al-Baqarah: 216) Ayat di atas adalah pesan dari Sang Pemilik Kasih Sayang yang mengingatkan kita bahwa apa yang kita sukai belum tentu baik bagi kita, begitu pula sebaliknya. Mungkin saja Tuhan sedang menyiapkan sesuatu yang terbaik, tetapi sebelum itu, Dia menguji kita dengan hal-hal yang tidak kita suk...
Kau Sedang Tidak Berada di Jalur Pacu Kuda (Muthi'ah Abdul Hakim) Terkadang, takdir tidak menuntun kita pada jalan yang sejak awal paling kita inginkan, melainkan pada jalan terbaik yang justru paling kita butuhkan untuk bertumbuh. Hidup bukanlah sebuah perlombaan pacu kuda, di mana siapa yang paling cepat melesat di jalur yang seragam akan keluar sebagai pemenang mutlak. Ada kalanya, langkah kaki dipaksa berputar arah, melewati lorong-lorong sunyi yang awalnya sama sekali tidak pernah masuk dalam daftar rencana masa depan. Perjalanan ini bermula dari sebuah keengganan. Jauh sebelum nama IAI STIBA Makassar akrab dalam keseharian, kampus itu bukanlah tempat yang ingin kutuju. STIBA sama sekali tidak pernah ada dalam daftar pilihan. Namun, di sinilah garis takdir mulai merajut jalurnya. Momen itu bermula k...