Ibadah Tak Lekang oleh Usia (Ilma Mutmainnah) Ini tahun keempatku menghabiskan bulan Ramadan bersama kakek dan nenek, dan selama empat kali itu pula aku melihat bahwa semangat mereka dalam beribadah tak kalah dengan pemuda-pemudi lainnya. Walau sudah tak sekuat ketika masih berumur 40-60 tahun, nenekku masih berusaha menunaikan salat malam 11 rakaat itu tanpa absen selama bulan Ramadan, walaupun hanya bisa menunaikannya di rumah, bukan di masjid seperti biasanya. Dia juga selalu bangun lebih awal, menyiapkan makanan untuk sahur. Tak lupa membangunkan anak dan cucu-cucunya. Begitu pun ketika berbuka puasa, dia menjadi yang pertama dan paling semangat menyiapkan makanan untuk berbuka. Berbeda dengan kakekku yang masih sanggup dan kuat ke masjid, walau usianya seben...