Seni Merawat Impian
Saat engkau mulai memahat impian yang
menjulang tinggi, tak jarang semesta terasa begitu sempit untuk menampungnya.
Muncul perasaan bahwa semua itu hanyalah kemustahilan yang dipaksakan. Ada
perih yang menyelinap ketika engkau memberanikan diri menceritakan angan itu
kepada dunia, namun yang kau dapati hanyalah fatamorgana. Rasanya menyesakkan
bukan?.
Saat setiap pijakan yang kau coba justru
membawamu pada celah kegagaan. Namun, di sinilah letak seninya. Failures are
experience, and experience is the best teacher. Kegagalan bukanlah
dinding yang menghentikan langkah, melainkan guru yang paling jujur dalam
mengajarkan ketangguhan. Ia datang bukan untuk mematahkan sayapmu, melainkan
untuk melatih kepakanmu agar lebih kokoh saat dunia memintamu berhenti.
Jangan biarkan langkahmu terhenti oleh kata “mustahil” milik orang lain. Sebab, keyakinanmu jauh lebih besar dari sekadar suara-suara bising di luar sana. Teruslah berjalan, hingga kakimu benar-benar menapak di puncak yang kau tuju.
Komentar
Posting Komentar