Langsung ke konten utama

Ukhuwah Islamiyah

 

Ukhuwah…

Pancaran sinar rabbani yang dipersembahkan untuk hambaNya

Yang ikhlas dan terpilih

Ukhuwah…

Nikmat Yang Maha Agung dan anugrah suci dariNya

Ukhuwah…

Satu ikatan yang berlandaskan kepada alqur’an dan sunnah

Untuk menggapai cinta dan ridho sang Maha Kasih

Ukhuwah…

Hubungan yang dijalani dengan penuh rasa cinta

yang di dasari oleh kesamaan aqidah

Ukhuwah…

Dimana, Allah mempersatukan hati-hati yang berserakan

Ukhuwah…

Di situlah, Segala perbedaan yang ada melebur menjadi Satu

Ukhuwah…

Satu kata yang memilki arti empati

Lebih dari sekedar simpati

Ukhuwah…

Menciptakannya di dalam tubuh ummat

Merupakan tujuan yang suci lagi mulia

Ukhuwah…

Dengannya, Ummat muslim akan sulit untuk dihancurkan

Oleh musuh-musuh Allah

Ukhuwah…

Satu kekuatan yang harus dibangun agar ummat islam

Dapat mencapai puncak kejayaan dan kemenangan

Ukhuwah…

Pemberian Allah yang begitu besar

Tidak dapat dibeli dengan apapun meski dengan seluruh

Kekayaan yang ada di bumi

Ukhuwah…

Adalah mukjizat yang menjadikan kita menebarkan cinta,

kasih sayang dan berlembut hati kepada mereka yang mencintai

Allah dan RasulNya

 

IW
Mahasiswi Putri STIBA Makassar (angkatan 2017)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

  Ibu Tak Perlu Sayap untuk Menjadi Malaikat (Kaderia) Ibu, setiap kali aku bercerita tentangmu, air mataku tak mampu kubendung. Ia jatuh begitu saja, tanpa aba-aba, saat aku mengenang segala kerja kerasmu, rasa sakitmu, dan perjuanganmu demi anak-anakmu. Ibu, aku menulis ini bukan karena aku sedih tapi karena aku sangat bangga memiliki sosok sepertimu, mungkin dunia tak tahu betapa hebatnya dirimu dalam mengusahakan segalanya demi kebahagiaanku. Hai, teman-teman... Izinkan aku bercerita sedikit tentang malaikat tanpa sayap yang kumiliki. Dia bukan wanita karier, bukan pula pejabat, ia adalah ibu rumah tangga biasa yang luar biasa. Ketangguhannya tak bisa diukur hanya dari status atau jabatan, melainkan dari kasih sayang dan pengorbanan yang tak ternilai. Setiap pagi, ia memulai harinya lebih awal dari siapa pun di rumah. Sarapan disiapkan dengan telaten, memastikan keluarganya memulai hari dengan penuh energi. Begitu anak-anaknya melangkah ke sekolah, ia tak lantas beris...
  Penjara Bagi Orang-orang Beriman (Andi Meranti) Apakah kalian pernah mendengar istilah ‘Dunia adalah Penjara Bagi Orang-Orang Beriman’? Pada awalnya aku menganggap bahwa itu hanyalah istilah yang dibuat oleh mereka-mereka yang taat beragama. Namun setelah merasakannya sendiri, barulah aku menyadari bahwa istilah itu memang benar adanya. Islam dikenal dengan banyaknya aturan, perintah-perintah yang harus dilaksanakan, serta larangan-larangan yang wajib ditinggalkan. Aku yakin sejak kecil kita semua pasti sudah pernah diajarkan dasar-dasar agama—entah itu dari orang tua, guru-guru di sekolah, atau para ustaz dan ustazah di tempat mengaji. “Kita harus rajin salat supaya masuk surga.” “Kalau tidak pakai jilbab berdosa loh… nanti masuk Neraka.” Kalimat-kalimat tersebut pasti sudah tidak asing di telinga kita. Kalimat yang menjadi ‘senjata’ andalan para orang tua, dan ajaibnya ampuh membuat kita patuh pada perintah mereka kala itu. Namun seiring bertambahnya usia dan berk...
  Menemukan Kekuatan Dalam Kelemahan (Rahmatan) Kali ini benar-benar berat, banyak kejutan dari-Nya yang tak terduga. Lelah, tapi memaksa untuk terus berjalan. Rapuh, tapi memaksa untuk bertahan. Sering kali isi hati dan pikiran berjalan tidak seirama. “Ya Allah kata mereka amanah tidak pernah salah memilih pundak, Engkau memberi amanah itu karena Engkau percaya padaku. Maka jadikanlah aku percaya bahwa kasih sayang-Mu menguatkanku,” bisiknya lirih dalam doa. Awalnya aku mengira semuanya akan baik-baik saja, ternyata aku tak sekuat itu, Aku tidak selalu terlihat kuat. Setiap kali bertemu dengan hal yang tidak mengenakkan, kadang ada luka yang merelakan air mata keluar. Aku bukan orang yang hebat dalam menghadapi setiap masalah, kadang ada rasa ingin menyerah tiap kali bertemu peristiwa menyakitkan. “Aku hanya manusia biasa.” Tiap hari aku selalu berusaha berdamai dengan keadaan, aku terlalu memaksakan diri untuk menjadi orang yang baik-baik saja. Berpura-pura tertawa sa...