Langsung ke konten utama

 Esensi Critical Thinking Seiring Perkembangan Teknologi

Menjalarnya teknologi membuat berita tersebar dengan sangat gesit ke berbagai belahan dunia, tidak terkecuali dengan banyaknya berita tidak benar yang mengikut bersamaan dengan berita tersebut. Banyaknya berita – berita tidak benar ini beredar di sekitar masyarakat membuat beberapa orang kesulitan untuk mencari fakta informasi tersebut, sehingga mereka secara terus – menerus mengkonsumsi berita yang tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta, sampai berita yang mengecewakan terus membanjiri kita tanpa henti dari waktu ke waktu.

Berpikir kritis merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang sehingga mempunyai kemerdekaan dalam berpikir baik melakukan atau mempercayai suatu hal secara rasional dan sesuai dengan pertimbangan atas apa yang akan ditimbulkannya. Berpikir kritis bukan hanya sekedar menerima tetapi juga mengumpulkan informasi agar kita terhindar dari manipulasi berita palsu, dengan kemampuan berpikir kritis kita dapat memahami perbedaan bahkan meningkatkan fungsi literasi itu sendiri.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar melatih cara berpikir kita seperti, mengenali keadaan apa saja dampak yang muncul dari berita tersebut, lalu mengajukan pertanyaan yang sekiranya mampu memberikan kita jawaban yang jelas. Karena ini dapat membuka mata kita bahwa adanya argumen atau hujah lain yang sama validnya. Tak lupa untuk selalu menentukan skala prioritas dari hal – hal yang terjadi saat ini

Selanjutnya, mencari informasi yang terpercaya dari pertanyaan yang ingin Anda tahu sebelumnya karena terkadang dibanding bertanya ada baiknya untuk mencari tahu sendiri tetek bengeknya. Sesudah itu Anda dapat mempertimbangkan lagi hal maupun dampak yang akan terjadi selanjutnya atau timbul di kemudian hari, pastikan Anda mengetahui dampak positif maupun negatif yang akan terjadi. Di samping itu semua, berpikir terbuka dan mendengarkan perspektif orang lain yang biasa disebut dengan open minded, menjadi hal yang sangat penting untuk menerima dan mendengarkan pendapat orang lain sebelum mengambil keputusan.

Dengan adanya critical thinking yang dimiliki oleh seseorang membuat ia lebih sadar akan argumen orang lain, dapat memahami keadaan secara keseluruhan, dan terhindar dari berbagai berita tidak benar seperti berita manipulatif. Berikut beberapa portal terpercaya asal Indonesia yang bisa menjadi tempat Anda untuk mendapat informasi yang benar seperti Tribunnews.com, Detik.com, Kompas.com, Merdeka.com. Sekarang tampilan bermacam situs portal berita Indonesia sudah sangat menarik dan nyaman untuk dibaca.

 🖋️Cinta Febrianty Idham

Komentar

Postingan populer dari blog ini

  Ibu Tak Perlu Sayap untuk Menjadi Malaikat (Kaderia) Ibu, setiap kali aku bercerita tentangmu, air mataku tak mampu kubendung. Ia jatuh begitu saja, tanpa aba-aba, saat aku mengenang segala kerja kerasmu, rasa sakitmu, dan perjuanganmu demi anak-anakmu. Ibu, aku menulis ini bukan karena aku sedih tapi karena aku sangat bangga memiliki sosok sepertimu, mungkin dunia tak tahu betapa hebatnya dirimu dalam mengusahakan segalanya demi kebahagiaanku. Hai, teman-teman... Izinkan aku bercerita sedikit tentang malaikat tanpa sayap yang kumiliki. Dia bukan wanita karier, bukan pula pejabat, ia adalah ibu rumah tangga biasa yang luar biasa. Ketangguhannya tak bisa diukur hanya dari status atau jabatan, melainkan dari kasih sayang dan pengorbanan yang tak ternilai. Setiap pagi, ia memulai harinya lebih awal dari siapa pun di rumah. Sarapan disiapkan dengan telaten, memastikan keluarganya memulai hari dengan penuh energi. Begitu anak-anaknya melangkah ke sekolah, ia tak lantas beris...
  Penjara Bagi Orang-orang Beriman (Andi Meranti) Apakah kalian pernah mendengar istilah ‘Dunia adalah Penjara Bagi Orang-Orang Beriman’? Pada awalnya aku menganggap bahwa itu hanyalah istilah yang dibuat oleh mereka-mereka yang taat beragama. Namun setelah merasakannya sendiri, barulah aku menyadari bahwa istilah itu memang benar adanya. Islam dikenal dengan banyaknya aturan, perintah-perintah yang harus dilaksanakan, serta larangan-larangan yang wajib ditinggalkan. Aku yakin sejak kecil kita semua pasti sudah pernah diajarkan dasar-dasar agama—entah itu dari orang tua, guru-guru di sekolah, atau para ustaz dan ustazah di tempat mengaji. “Kita harus rajin salat supaya masuk surga.” “Kalau tidak pakai jilbab berdosa loh… nanti masuk Neraka.” Kalimat-kalimat tersebut pasti sudah tidak asing di telinga kita. Kalimat yang menjadi ‘senjata’ andalan para orang tua, dan ajaibnya ampuh membuat kita patuh pada perintah mereka kala itu. Namun seiring bertambahnya usia dan berk...
  Sibuk Sekarang, Rindu Kemudian (Wahana Sakhwa) Kadang aku bertanya pada diri sendiri: “Kenapa ya, hidup di asrama rasanya capek banget?” Subuh dibangunkan untuk salat, dilanjut tahfidz yaumiyah , lalu kuliah. Belum lagi kegiatan kampus, tugas, musyawarah , piket harian, sampai  terkadang... menangis diam-diam di ranjang sambil berpikir, “Hidup ini kenapa sibuk banget yah?” Namun, di tengah semua itu, aku tetap menjalani semuanya.  Karena aku tahu, semua ini akan selesai. Karena aku percaya, di balik kesibukan ini, ada proses yang sedang membentuk aku. Dan meskipun berat aku tidak sendiri. Hawa nafsu kadang mengajak istirahat sampai kebablasan, entah mengajak tidur saat ada kegiatan yang seharusnya dihadiri, atau menunda-nunda tugas yang ada. Terkadang aku kalah. Tapi, ada juga hari-hari di mana aku menang melawannya. Dan kemenangan dari melawan hawa nafsu itu rasanya sangat tenang. Istiqamah memang tidak pernah mudah, tapi setiap kali kita berhasil menahan diri ...